aku melukis wajahmu
di selembar daun kangkung
suatu pagi ketika kau tertidur
kemudian ibu memasaknya menjadi plecing
bumbunya bukan sambal tomat
tapi sebungkus senyum dan sepotong rindu
aku melukis wajahmu
di selembar daun kangkung
suatu pagi ketika kau hampir terbangun
dan kucoba berlayar dalam mimpimu
untuk menghapus airmataku
yang menetes di pipimu
